Jumat, 14 September 2012

komunikasi gizi


KATA PENGANTAR        

Puji dan syukur penulis panjatkankehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Yang mana Makalah ini berjudul ‘’KOMUNIKASI GIZI’’
Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada :
1.Bapak Pramono SST Gizi,M.Si
. Selaku dosen mata kuliah Ilmu Bahan Makanan yang mana telah membimbing penulis dalam proses penulisan makalah ini.
2.Teman-teman,yang namanya tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang mana telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini
            Kami  menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari pihak pembaca yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan baik makalah ini maupun penyusunan makalah selanjutnya.
Akhir kata, kami mohon maaf jika di dalam makalah ini ada kata yang kurang berkenan di hati pembaca.Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Amin

Banjarbaru,    September  2012

                                                                                                          Penulis




DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
DAFTAR ISI    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 
BAB I : PENDAHULUAN    . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A. Latar Belakang Masalah   . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
B. Perumusan Masalah   . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
C. Tujuan Penulisan     . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB II  : PEMBAHASAN     . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A. DEFINISI KOMUNIKASI GIZI
B. TUJUAN KOMUNIKASI GIZI
C. FUNGSI KOMUNIKASI GIZI
D. KONSEP DASAR KOMUNIKASI GIZI

BAB III          : PENUTUP   . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A. Kesimpulan   . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..
B. Saran-saran   . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

DAFTAR PUSTAKA  . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
















BAB I PENDAHULUAN

A.LATAR BELAKANG
Komunikasi berfungsi untuk menyebarluaskan informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang penyiaran dan media pandang dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa telah mengalami banyak perubahan.

Ilmu Komunikasi Gizi  : adalah suatu usaha yg sistematis untuk mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi interpersonal, maupun komunikasi masa. Faktor – faktor yang meyebabkan masyarakat kurang sehat salah satunya kurangnya komunikasi dan penyuluhan terhadap masyarakat.


B. PERUMUSAN MASALAH
Untuk membahas hal tersebut penulis membatasi masalah sebagai berikut :
1. Apa itu komunikasi gizi?
2.Apa tujuan komunikasi gizi?
3. Apa fungsi komunikasi gizi?
4. Apa saja konsep dasar komunikasi gizi?


C. TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui apa itu Komunikasi Gizi
2. Untuk mengetahui apa tujuan Komunikasi Gizi
3. Untuk mengetahui fungsi Komunikasi Gizi
4. Untuk mengetahui konsep dasarKomunikasi Gizi


BAB II PEMBAHASAN

A.DEFINISI KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi adalah keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Istilah komunikasi berasal dari kata latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut dapat dipahami. Beberapa definisi komunikasi adalah :
1.    Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi
2.    Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan
3.    Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain
4.    Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain
5.    Komunikasi adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain

Sedangkan Komunikasi Gizi merupakan Alat penting yang dapat dijadikan sebagai media atau penghubung antara orang-orang yang bergerak dalam bidang Gizi dan masyarakat  untuk saling bertukar informasi. Oleh karena itu komunikasi sangat penting untuk merubah sikap atau prilaku masyarakat hidup sehat.

B.TUJUAN KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan. Manusia dalam kaitannya dengan hubungan antar manusia. Bila di suatu tempat terdapat dua manusia atau lebih, dapat dipastikan terjadi komunikasi manusia.
Tujuan Komunikasi gizi adalah : untuk mempengaruhi bahkan mengubah suatu perilaku gizi masyarakat terhadap pola yang lebih sehat sehingga diharapkan dapat menciptakan mayarakat yang sehat dan lebih baik.


Komunikasi merupakan suatu proses yang mempunyai komponen dasar sebagai berikut :

Pengirim pesan , penerima pesan dan pesan

Sebagai seorang ahli gizi yang bergerak di bidang manajemen. Semua fungsi manajer melibatkan proses komunikasi dibawah ini :

1. Pengirim pesan (sender) dan isi pesan

Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.

Materi pesan dapat berupa :
a. Informasi
b. Ajakan
c. Rencana kerja
d. Pertanyaan dan sebagainya

2. Simbol (isyarat)
           
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat dipahami oleh orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.

3. Media (penghubung)

Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.

4. Mengartikan kode (isyarat)

Setelah pesan diterima melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka si penerima pesan harus dapat mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti dan dipahaminya.

5. Penerima pesan

Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan dari sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim

6. Balikan (feedback)

Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap penerima pesan Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak.

Feedback yang diberikan oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan menggambarkan perilaku penerima pesan sebagai reaksi dari pesan yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.

7. Gangguan

Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi akan tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi, karena pada setiap situasi hamper selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima salah menafsirkan pesan yang diterimanya. Pada dasarnya komunikasi digunakan untuk menciptakan atau meningkatkan aktifitas hubungan antara manusia atau kelompok.


C.FUNGSI KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi berfungsi untuk menyebarluaskan informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan perkembangan teknologi komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang penyiaran dan media pandang dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa telah mengalami banyak perubahan.
komunikasi memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut antara lain :
1         Informasi : Pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaranberita, data, gambar, faktadan pesan opini dan komentar yangdibutuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadapkondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambilkeputusan yang tepat.

2        Sosialisasi (pemasyarakatan) : Penyediaan sumber ilmupengetahuan yang memungkinkan
orang bersikap dan bertindaksebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akanfungsi sosialnya sehingga ia dapat aktif di dalam masyarakat.
3        Motivasi : Menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendekmaupun jangka panjang, mendorong orang menentukan pilihannyadan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompokberdasarkan tujuan bersama yang akan dikejar.
4        Perdebatan dan diskusi : Menyediakan dan saling menukar faktayang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan ataumenyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah iagon,menyediakan bukti-bukti yang relevan yang diperlukan untukkepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dalammasalah yang menyangkut kepentingan bersama ditingkat nasionaldan iago.
5     Pendidikan : Pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorongperkembangan intelektual, pembentuk watak dan pendidikanketerampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua bidangkehidupan
6      Memajukan kebudayaan : Penyebaran hasil kebudayaan dan senidengan maksud melestarikan warisan masa lalu, perkembangankebudayaan dengan memperluas horizon seseorang,membangunkan imajinasi dan mendorong kreatifitas dankebutuhan estetikanya.
7      Hiburan : Penyebarluasan sinyal, iagon, suara, dan image dari  drama, tari, kesenian, kesusasteraan, iago, olahraga, permainandan lain-lain untuk rekreasi, kesenangan kelompok dan individu.
8       Integrasi : Menyediakan bagi bangsa, kelompok dan individukesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang merekaperlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti danmenghargai kondisi, pandangan dan keinginan orang lain.

Sedangkan dalam bidang Gizi komunikasi dapat dijadikan media atau penyalur informasi yang berupa pengetahuan atau penyuluhan-penyuluhan gizi yang dapat diberikan kepada masyarakat sebagai bekal untuk gerakan masyarakat sadar Gizi.

D.KONSEP KOMUNIKASI GIZI
Ada lima konsep mendasar dalam proses komunikasi, yakni: sumber, pesan, saluran, penerima dan pengaruh (dalam bahasa Inggris sering disebut dengan Source – Message – Channel – Receiver – Effect atau S-M-C-R-E). Berikut kita bahas satu per satu unsur-unsur tersebut supaya membantu kita dalam perancangan program komunikasi yang efektif.
Pola Komunikasi
Menurut Purwanto (2002), “ secara umum pola komunikasi (patterns of communications) dapat dibedakan  ke dalam saluran komunikasi formal (formal communications channel) dan saluran komunikasi nonformal (informal communications channel)



Lebih lanjut, saluran komunikasi formal ini dapat berbentuk komunikasi dari atas ke bawah, komunikasi dari bawah ke atas, komunikasi horizontal dan komunikasi diagonal.
1)  Komunikasi dari atas ke bawah
Komunikasi dari atas ke bawah merupakan pemindahan informasi dari atasan atau pimpinan kepada bawahan atau pengikut. Aliran komunikasi ini umumnya terakit dengan tanggung jawab pimpinan dalam organisasi.
2)  Komunikasi dari bawah ke atas
Komunikasi dari bawah keatas merupakan pemindahan informasi dari bawahan atau pengikut kepada atasan atau pimpinan. Komunikasi ini biasanya berisikan laporan-laporan kerja, penyampaian aspirasi dan sebagainya.
3)  Komunikasi horizontal
Komunikasi horizontal merupakan komunikasi yang terjadi antara bagian-bagian yang memiliki posisi sejajar atau sederajat dalam suatu organisasi. Dalam hal ini, komunikasi dilakukan untuk melakukan persuasi, mempengaruhi dan memberikan informasi kepada bagian lain yang sederajat.
4)  Komunikasi iagonal
Komunikasi diagonal merupakan komunikasi yang melibatkan antara dua tingkat (level organisasi yang berbeda). Biasanya, komunikasi ini terjadi pada organisasi yang berskala besar.
5)  Komunikasi Efektif
komunikasi efektif terjadi apabila orang berhasil menyampaikan apa yang dikasudkannya. Menurut Tubbs, (Yusrizal:2005)”secara umum, komunikasi dinilai efektif bila rangsangan yang disampaikan dan yang dimaksudkan oleh pengirim atau sumber, berkaitan erat dengan rangsangan yang ditangkap dan dipahami oleh penerima”.
6) Hambatan Komunikasi
hambatan – hambatan dalam komunikasi :
Hambatan komunikasi dapat di kelompokkan menjadi tiga jenis berikut:
1.      Technical Barrier (Hambatan Tehnik)
a.       Timing
Waktu merupakan factor yang perlu diperhatikan dalam mengirim pesan,jadi perlu dilakukan penelitian sebelumnya tentang waktu yang tepat untuk mengirim pesan agar pesan dapat diterima kepada komunikan yang dimaksud.
b.      Information Load
Kondisi ini dapat terjadi apabila komunikan menerima banyak pesan pada satu waktu atau apabila terdapat banyak pesan melalui multimedia yang pesannya bertentangan.

c.       Cultural Difference
Terdapat kebiasaan yang berbeda,misalnya tentang media habit sehingga perlu diketahui media habit pada populasi komunikan.
2.      Linguage Barrier (Hambatan Bahasa)
a.       Language
Bahasa pengantar yang berbeda antara komunikator dengan komunikan tentu menyebabkan pesan tidak akan sampai dan diterima oleh komunikan.
b.      Vocabulary
Kata-kata dalam komunikasi sebaiknya di gunakan sesuai dengan segmen komunikan, yang dapat dibedakan berdasarkan usia, tingkat pendidikan, social ekonomi, dan lain-lain.
c.       Somantic
Komunikator sebaiknya dapat memilih kata-kata yang tepat, jangan sampai memberikan kata-kata yang dapat memberikan arti yang berbeda kepada komunikan.
d.      Jargon
Komunikator sebaiknya mengerti istilah-istilah tertentu yang biasa di gunakan dalam percakapan sehingga dapat lebih mudah di mengerti.
3.      Psychological Barrier (Hambatan Psikologi)
a.       Information Filtering
Apabila pesan yang disampaikan dari mulut ke mulut , pesan yang akan disampaikan ke komunikan terkadang berbeda dengan pertama hal ini dikarenakan adanya Information Filtering.Maka, perlu dipertimbangkan media yang sesuai agar pesan dapat disampaikan tanpa mengubah isi pesan.
b.      Lacking Trust
Komunikasi kurang berhasil akibat ketidakpercayaan masyarakat kepada si pemberi pesan.
c.       Pre-occupation
Pesan tidak akan sampai kepada penerima pesan jika si penerima pesan sibuk dengan diriny sendiri atau sibuk dengan kegiatanya masing-masing.
d.      Hearing what we expect to hear
Pesan akan di dengarkan oleh penerima pesan apabila memang menjadi kebutuhan penerima pesan,tetapi jika pesan tersebut bukan merupakan kebutuhan penerima pesan maka akan sulit untuk di dengarkan.
e.       Perception set Different
Ketidakberhasilan komunikasi bias terjadi karena perbedaan persepsi antara komunikator dengan komunikan, hal ini dipengaruhi oleh beberapa factor seperti pengalaman, tingkatpendidikan, dan nilai/norma.
f.       Noise
Noise adalah gangguan yang terjadi pada saat ditransmisikan pesan dari komunikator kepada komunikan.












BAB III PENUTUP

A.KESIMPULAN
Komunikasi adalah keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Istilah komunikasi berasal dari kata latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut dapat dipahami
Ilmu Komunikasi Gizi  : adalah suatu usaha yg sistematis untuk mempengaruhi secara positif perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode komunikasi, baik menggunakan komunikasi interpersonal, maupun komunikasi masa. Faktor – faktor yang meyebabkan masyarakat kurang sehat salah satunya kurangnya komunikasi dan penyuluhan terhadap masyarakat.
Komunikasi Gizi merupakan Alat penting yang dapat dijadikan sebagai media atau penghubung antara orang-orang yang bergerak dalam bidang Gizi dan masyarakat  untuk saling bertukar informasi. Oleh karena itu komunikasi sangat penting untuk merubah sikap atau prilaku masyarakat hidup sehat.
B.SARAN
Kita sebagai seorang Ahli Gizi harus bisa mengerti dan memahami dengan Komunikasi Gizi, karena itu kunci dasar kita sebagai seorang ahli gizi yang professional.










DAFTAR PUSTAKA
Ø Komunikasi Gizi/konsep-dasar-komunikasi.html
Ø http://denbagoesblogspot.blogspot.com/2011/10/komunikasi-informasi-dan-edukasi-gizi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar