KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkankehadirat
Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Yang mana Makalah ini berjudul ‘’KOMUNIKASI GIZI’’
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.Yang mana Makalah ini berjudul ‘’KOMUNIKASI GIZI’’
Penulis
juga mengucapkan terima kasih kepada :
1.Bapak Pramono SST Gizi,M.Si . Selaku dosen mata kuliah Ilmu Bahan Makanan yang mana telah membimbing penulis dalam proses penulisan makalah ini.
2.Teman-teman,yang namanya tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang mana telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini
1.Bapak Pramono SST Gizi,M.Si . Selaku dosen mata kuliah Ilmu Bahan Makanan yang mana telah membimbing penulis dalam proses penulisan makalah ini.
2.Teman-teman,yang namanya tidak bisa penulis sebutkan satu persatu yang mana telah membantu penulis dalam penulisan makalah ini
Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna,
oleh karena itu kritik dan saran dari pihak pembaca yang bersifat membangun selalu
kami harapkan demi kesempurnaan baik makalah ini maupun penyusunan makalah
selanjutnya.
Akhir kata, kami mohon maaf
jika di dalam makalah ini ada kata yang kurang berkenan di hati pembaca.Semoga makalah
ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Amin
Banjarbaru, September
2012
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . .
DAFTAR ISI
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .. . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . .
BAB I :
PENDAHULUAN . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A.
Latar Belakang Masalah
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
B. Perumusan
Masalah . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
C. Tujuan Penulisan . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
BAB II :
PEMBAHASAN . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A. DEFINISI KOMUNIKASI GIZI
B. TUJUAN KOMUNIKASI GIZI
C. FUNGSI KOMUNIKASI GIZI
D. KONSEP DASAR KOMUNIKASI GIZI
BAB III :
PENUTUP . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
A.
Kesimpulan . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . ..
B. Saran-saran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
DAFTAR PUSTAKA
. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .
. . . . . . . . . . . . . . . .
BAB
I PENDAHULUAN
A.LATAR BELAKANG
Komunikasi berfungsi untuk menyebarluaskan
informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan
menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan perkembangan teknologi
komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang penyiaran dan media pandang
dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa telah mengalami banyak
perubahan.
Ilmu Komunikasi Gizi
: adalah suatu usaha yg sistematis untuk mempengaruhi secara positif
perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode
komunikasi, baik menggunakan komunikasi interpersonal, maupun komunikasi masa.
Faktor – faktor yang meyebabkan masyarakat kurang sehat salah satunya kurangnya
komunikasi dan penyuluhan terhadap masyarakat.
B. PERUMUSAN MASALAH
Untuk membahas hal tersebut penulis
membatasi masalah sebagai berikut :
1. Apa itu komunikasi gizi?
2.Apa tujuan komunikasi gizi?
3. Apa fungsi komunikasi gizi?
4. Apa saja konsep dasar komunikasi
gizi?
C. TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini adalah :
1. Untuk mengetahui apa itu Komunikasi
Gizi
2. Untuk mengetahui apa tujuan Komunikasi Gizi
3. Untuk mengetahui fungsi Komunikasi Gizi
4. Untuk mengetahui konsep dasarKomunikasi Gizi
2. Untuk mengetahui apa tujuan Komunikasi Gizi
3. Untuk mengetahui fungsi Komunikasi Gizi
4. Untuk mengetahui konsep dasarKomunikasi Gizi
BAB
II PEMBAHASAN
A.DEFINISI KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi adalah keterampilan yang
sangat penting dalam kehidupan manusia. Istilah komunikasi berasal dari kata
latin Communicare atau Communis yang berarti sama atau menjadikan milik
bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti kita berusaha agar
apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut dapat dipahami. Beberapa
definisi komunikasi adalah :
1.
Komunikasi adalah kegiatan
pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh
pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi
2.
Komunikasi adalah kegiatan perilaku
atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan
3.
Komunikasi adalah sebagai pemindahan
informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain
4.
Komunikasi adalah berusaha untuk
mengadakan persamaan dengan orang lain
5.
Komunikasi adalah penyampaian dan
memahami pesan dari satu orang kepada orang lain
Sedangkan Komunikasi
Gizi merupakan Alat penting yang dapat dijadikan sebagai media atau penghubung
antara orang-orang yang bergerak dalam bidang Gizi dan masyarakat untuk saling bertukar informasi. Oleh karena
itu komunikasi sangat penting untuk merubah sikap atau prilaku masyarakat hidup
sehat.
B.TUJUAN KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi merupakan aspek yang sangat penting dalam
kehidupan. Manusia dalam kaitannya dengan hubungan antar manusia. Bila di suatu
tempat terdapat dua manusia atau lebih, dapat dipastikan terjadi komunikasi
manusia.
Tujuan Komunikasi gizi adalah :
untuk mempengaruhi bahkan mengubah suatu perilaku gizi masyarakat terhadap pola
yang lebih sehat sehingga diharapkan dapat menciptakan mayarakat yang sehat dan
lebih baik.
Komunikasi merupakan suatu proses
yang mempunyai komponen dasar sebagai berikut :
Pengirim pesan , penerima pesan dan
pesan
Sebagai seorang ahli gizi yang
bergerak di bidang manajemen. Semua fungsi manajer melibatkan proses komunikasi
dibawah ini :
1. Pengirim pesan (sender) dan isi
pesan
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai
ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan dapat dipahami oleh orang
yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi
yang akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat
verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan
jelas.
Materi pesan dapat berupa :
a.
Informasi
b.
Ajakan
c.
Rencana kerja
d.
Pertanyaan dan sebagainya
2. Simbol (isyarat)
Pada tahap ini pengirim pesan
membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat dipahami oleh orang lain.
Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan
anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan penyampaian
pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau
menunjukkan arah tertentu.
3. Media (penghubung)
Adalah alat untuk penyampaian pesan
seperti ; TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya.
Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan,
jumlah penerima pesan, situasi dsb.
4. Mengartikan kode (isyarat)
Setelah pesan diterima melalui
indera (telinga, mata dan seterusnya) maka si penerima pesan harus dapat
mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti dan
dipahaminya.
5. Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang
dapat memahami pesan dari sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa
mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim
6. Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau
tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun
nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya
terhadap penerima pesan Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk
mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat.
Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan
penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya
merupakan balikan langsung yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan
sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak.
Feedback yang diberikan oleh orang
lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap perilaku maupun ucapan
penerima pesan. Pemberi balikan menggambarkan perilaku penerima pesan sebagai
reaksi dari pesan yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan
informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk
menumbuhkan kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan
dapat memperjelas persepsi.
7. Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari
proses komunikasi akan tetapi mempunyai pengaruh dalam proses komunikasi,
karena pada setiap situasi hamper selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan
adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi sehingga penerima salah
menafsirkan pesan yang diterimanya. Pada dasarnya komunikasi digunakan untuk
menciptakan atau meningkatkan aktifitas hubungan antara manusia atau kelompok.
C.FUNGSI KOMUNIKASI GIZI
Komunikasi berfungsi untuk menyebarluaskan
informasi, meratakan pendidikan, merangsang pertumbuhan ekonomi, dan
menciptakan kegembiraan dalam hidup seseorang. Tetapi dengan perkembangan
teknologi komunikasi yang begitu cepat terutama dalam bidang penyiaran dan
media pandang dengan (audiovisual), menyebabkan fungsi media masa telah
mengalami banyak perubahan.
komunikasi memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut
antara lain :
1
Informasi : Pengumpulan, penyimpanan, pemrosesan, penyebaranberita,
data, gambar, faktadan pesan opini dan komentar yangdibutuhkan agar dapat
dimengerti dan beraksi secara jelas terhadapkondisi lingkungan dan orang lain
agar dapat mengambilkeputusan yang tepat.
2 Sosialisasi (pemasyarakatan) : Penyediaan
sumber ilmupengetahuan yang memungkinkan
orang bersikap dan bertindaksebagai anggota
masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akanfungsi sosialnya sehingga ia
dapat aktif di dalam masyarakat.
3
Motivasi : Menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendekmaupun
jangka panjang, mendorong orang menentukan pilihannyadan keinginannya,
mendorong kegiatan individu dan kelompokberdasarkan tujuan bersama yang akan
dikejar.
4
Perdebatan dan diskusi : Menyediakan dan saling menukar faktayang
diperlukan untuk memungkinkan persetujuan ataumenyelesaikan perbedaan pendapat
mengenai masalah iagon,menyediakan bukti-bukti yang relevan yang diperlukan
untukkepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dalammasalah yang
menyangkut kepentingan bersama ditingkat nasionaldan iago.
5
Pendidikan : Pengalihan ilmu pengetahuan sehingga mendorongperkembangan
intelektual, pembentuk watak dan pendidikanketerampilan dan kemahiran yang
diperlukan pada semua bidangkehidupan
6
Memajukan kebudayaan : Penyebaran hasil kebudayaan dan senidengan maksud
melestarikan warisan masa lalu, perkembangankebudayaan dengan memperluas
horizon seseorang,membangunkan imajinasi dan mendorong kreatifitas dankebutuhan
estetikanya.
7 Hiburan
: Penyebarluasan sinyal, iagon, suara, dan image dari drama, tari, kesenian, kesusasteraan, iago,
olahraga, permainandan lain-lain untuk rekreasi, kesenangan kelompok dan
individu.
8
Integrasi : Menyediakan bagi bangsa, kelompok dan individukesempatan
untuk memperoleh berbagai pesan yang merekaperlukan agar mereka dapat saling
kenal dan mengerti danmenghargai kondisi, pandangan dan keinginan orang lain.
Sedangkan dalam bidang Gizi komunikasi dapat
dijadikan media atau penyalur informasi yang berupa pengetahuan atau
penyuluhan-penyuluhan gizi yang dapat diberikan kepada masyarakat sebagai bekal
untuk gerakan masyarakat sadar Gizi.
D.KONSEP KOMUNIKASI GIZI
Ada lima konsep mendasar dalam proses komunikasi, yakni:
sumber, pesan, saluran, penerima dan pengaruh (dalam bahasa Inggris sering
disebut dengan Source – Message – Channel – Receiver – Effect atau S-M-C-R-E).
Berikut kita bahas satu per satu unsur-unsur tersebut supaya membantu kita
dalam perancangan program komunikasi yang efektif.
Pola Komunikasi
Menurut Purwanto (2002), “ secara umum pola
komunikasi (patterns of communications) dapat dibedakan ke dalam saluran komunikasi formal (formal
communications channel) dan saluran komunikasi nonformal (informal
communications channel)
Lebih lanjut, saluran komunikasi formal ini dapat
berbentuk komunikasi dari atas ke bawah, komunikasi dari bawah ke atas,
komunikasi horizontal dan komunikasi diagonal.
1) Komunikasi
dari atas ke bawah
Komunikasi dari atas ke bawah merupakan pemindahan
informasi dari atasan atau pimpinan kepada bawahan atau pengikut. Aliran
komunikasi ini umumnya terakit dengan tanggung jawab pimpinan dalam organisasi.
2) Komunikasi
dari bawah ke atas
Komunikasi dari bawah keatas merupakan pemindahan
informasi dari bawahan atau pengikut kepada atasan atau pimpinan. Komunikasi
ini biasanya berisikan laporan-laporan kerja, penyampaian aspirasi dan
sebagainya.
3) Komunikasi
horizontal
Komunikasi horizontal merupakan komunikasi yang
terjadi antara bagian-bagian yang memiliki posisi sejajar atau sederajat dalam
suatu organisasi. Dalam hal ini, komunikasi dilakukan untuk melakukan persuasi,
mempengaruhi dan memberikan informasi kepada bagian lain yang sederajat.
4) Komunikasi
iagonal
Komunikasi diagonal merupakan komunikasi yang
melibatkan antara dua tingkat (level organisasi yang berbeda). Biasanya,
komunikasi ini terjadi pada organisasi yang berskala besar.
5) Komunikasi
Efektif
komunikasi efektif terjadi apabila orang berhasil
menyampaikan apa yang dikasudkannya. Menurut Tubbs, (Yusrizal:2005)”secara
umum, komunikasi dinilai efektif bila rangsangan yang disampaikan dan yang
dimaksudkan oleh pengirim atau sumber, berkaitan erat dengan rangsangan yang
ditangkap dan dipahami oleh penerima”.
6) Hambatan Komunikasi
hambatan – hambatan dalam komunikasi :
Hambatan komunikasi dapat di kelompokkan menjadi
tiga jenis berikut:
1.
Technical Barrier (Hambatan Tehnik)
a.
Timing
Waktu merupakan factor yang perlu diperhatikan dalam
mengirim pesan,jadi perlu dilakukan penelitian sebelumnya tentang waktu yang
tepat untuk mengirim pesan agar pesan dapat diterima kepada komunikan yang
dimaksud.
b.
Information Load
Kondisi ini dapat terjadi apabila komunikan menerima
banyak pesan pada satu waktu atau apabila terdapat banyak pesan melalui
multimedia yang pesannya bertentangan.
c.
Cultural Difference
Terdapat kebiasaan yang berbeda,misalnya tentang
media habit sehingga perlu diketahui media habit pada populasi komunikan.
2.
Linguage Barrier (Hambatan Bahasa)
a.
Language
Bahasa pengantar yang berbeda antara komunikator
dengan komunikan tentu menyebabkan pesan tidak akan sampai dan diterima oleh
komunikan.
b.
Vocabulary
Kata-kata dalam komunikasi sebaiknya di gunakan
sesuai dengan segmen komunikan, yang dapat dibedakan berdasarkan usia, tingkat
pendidikan, social ekonomi, dan lain-lain.
c.
Somantic
Komunikator sebaiknya dapat memilih kata-kata yang
tepat, jangan sampai memberikan kata-kata yang dapat memberikan arti yang
berbeda kepada komunikan.
d. Jargon
Komunikator sebaiknya mengerti istilah-istilah
tertentu yang biasa di gunakan dalam percakapan sehingga dapat lebih mudah di
mengerti.
3.
Psychological Barrier (Hambatan Psikologi)
a.
Information Filtering
Apabila pesan yang disampaikan dari mulut ke mulut ,
pesan yang akan disampaikan ke komunikan terkadang berbeda dengan pertama hal
ini dikarenakan adanya Information Filtering.Maka, perlu dipertimbangkan media
yang sesuai agar pesan dapat disampaikan tanpa mengubah isi pesan.
b.
Lacking Trust
Komunikasi kurang berhasil akibat ketidakpercayaan
masyarakat kepada si pemberi pesan.
c.
Pre-occupation
Pesan tidak akan sampai kepada penerima pesan jika
si penerima pesan sibuk dengan diriny sendiri atau sibuk dengan kegiatanya
masing-masing.
d.
Hearing what we expect to hear
Pesan akan di dengarkan oleh penerima pesan apabila
memang menjadi kebutuhan penerima pesan,tetapi jika pesan tersebut bukan
merupakan kebutuhan penerima pesan maka akan sulit untuk di dengarkan.
e.
Perception set Different
Ketidakberhasilan komunikasi bias terjadi karena
perbedaan persepsi antara komunikator dengan komunikan, hal ini dipengaruhi
oleh beberapa factor seperti pengalaman, tingkatpendidikan, dan nilai/norma.
f. Noise
Noise adalah gangguan yang terjadi pada saat
ditransmisikan pesan dari komunikator kepada komunikan.
BAB
III PENUTUP
A.KESIMPULAN
Komunikasi
adalah keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Istilah
komunikasi berasal dari kata latin Communicare atau Communis yang berarti sama
atau menjadikan milik bersama. Jika kita berkomunikasi dengan orang lain,
berarti kita berusaha agar apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut
dapat dipahami
Ilmu Komunikasi Gizi
: adalah suatu usaha yg sistematis untuk mempengaruhi secara positif
perilaku kesehatan masyarakat, dengan menggunakan berbagai prinsip dan metode
komunikasi, baik menggunakan komunikasi interpersonal, maupun komunikasi masa.
Faktor – faktor yang meyebabkan masyarakat kurang sehat salah satunya kurangnya
komunikasi dan penyuluhan terhadap masyarakat.
Komunikasi Gizi merupakan Alat penting yang dapat
dijadikan sebagai media atau penghubung antara orang-orang yang bergerak dalam
bidang Gizi dan masyarakat untuk saling
bertukar informasi. Oleh karena itu komunikasi sangat penting untuk merubah
sikap atau prilaku masyarakat hidup sehat.
B.SARAN
Kita sebagai seorang Ahli Gizi harus bisa mengerti
dan memahami dengan Komunikasi Gizi, karena itu kunci dasar kita sebagai
seorang ahli gizi yang professional.
DAFTAR
PUSTAKA
Ø Komunikasi Gizi/konsep-dasar-komunikasi.html
Ø http://denbagoesblogspot.blogspot.com/2011/10/komunikasi-informasi-dan-edukasi-gizi.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar